Rabu, 03 April 2013

Bentuk Khas Masjid Al Irsyad

Masjid Al Irsyad merupakan sebuah masjid megah berdiri di tengah Kota Baru Parahyangan, Padalarang. Diresmikan pada tahun 2010, Masjid Al Irsyad yang berarti "petunjuk" ini memiliki desain yang unik. Jika biasanya masjid identik dengan kubah besar atau menara yang menjulang tinggi, Masjid Al Irsyad berbentuk kubus mirip Ka'bah. Dinding masjid ini  dibuat berlubang-lubang membentuk kalimat syahadat. Jika lampu di dalam masjid dinyalakan, Masjid Al Irsyad akan tampak berpendar dengan cahaya syahadatnya.

Masjid ini mampu menampung 1.500 jamaah ini ingin mendekatkan jama'ah dengan alam, tampak dari sebagian bahan interiornya yang menggunakan batu alam sehingga memberi rasa teduh tersendiri jika berada di dalamnya. Mimbarnya pun diletakkan di arah kiblat yang bagian belakangnya dibiarkan terbuka tanpa dinding sehingga jama'ah bisa menikmati hijaunya pemandangan dan sejuknya udara Padalarang.

Sejak diresmikan 2010 lalu, bangunan ini sudah mencuri perhatian. Masjid yang terletak di Padalarang, Bandung ini masuk 5 besar Building Of The Year 2010 oleh National Frame Building Association, untuk kategori religious architecture.

Jika umumnya masjid memiliki kubah atau menara, Masjid Al Irsyad didesain mirip Ka’bah, berbentuk kubus dengan warna abu-abu. Desainnya sederhana, tidak banyak ornamen namun tetap memiliki keindahan tersendiri. Dinding masjid terbuat dari batu bata yang disusun sedemikian rupa sehingga membentuk celah yang terbaca sebagai dua kalimat syahadat.


Selain memiliki fungsi artistik, lubang-lubang ini juga berfungsi sebagai ventilasi udara. Menjelang malam ketika lampu di dalam masjid mulai dinyalakan, sinar lampu akan menerobos celah ventilasi sehingga jika dilihat dari luar tampak seperti masjid yang memancarkan cahaya berbentuk kalimat syahadat
“Ketika mendesain sebuah masjid, saya memikirkan bangunan kontekstual tapi kontemporer, ruang puitis, dan banyak makna.


Masjid ini dibangun oleh pengembang dari kawasan Kota Baru Parahyangan yaitu PT Belaputra Intiland. Disain dari bentuk bangunan masjid ini diarsiteki oleh Ridwan Kamil, salah seorang arsitek handal negeri ini.
Pembangunannya dilaksanakan sejak 07 September 2009 hingga selesai dan diresmikan pada 27 Agustus 2010.

Karena konsep dan desainnya yang cukup menakjubkan, maka beberapa penghargaan international sempat disandang oleh Masjid ini. Diantaranya penghargaan dari National Frame Building Association sebagai salah satu Building of The Year 2010 dalam kategori arsitektur religius. Dan karena memiliki konsep bangunan yang ramah lingkungan maka pada 2011, Masjid ini juga mendapatkan penghargaan sebagai FuturArc Green Leadership Award 2011 oleh Building Contruction Information (BCI).














0 komentar:

Poskan Komentar